728 x 90

Bertemu Gus Falah Pecahkan Banyak Masalah

Bertemu Gus Falah Pecahkan Banyak Masalah

Di tengah kesibukannya sebagai Anggota DPR RI, Nasyirul Falah Amru, masih selalu punya waktu untuk rakyat yang ingin menemuinya. Rumah dinasnya di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, juga terbuka untuk konstituennya. Dan, usai bertugas di Senayan, politisi PDIP ini, menerima jajaran Direksi PT Intaz  yang bertandang dalam semangat silaturahmi. Diterima dengan keramahan dan tangan terbuka, suasana

Di tengah kesibukannya sebagai Anggota DPR RI, Nasyirul Falah Amru, masih selalu punya waktu untuk rakyat yang ingin menemuinya. Rumah dinasnya di kawasan Kalibata Jakarta Selatan, juga terbuka untuk konstituennya.

Dan, usai bertugas di Senayan, politisi PDIP ini, menerima jajaran Direksi PT Intaz  yang bertandang dalam semangat silaturahmi. Diterima dengan keramahan dan tangan terbuka, suasana pertemuan berlangsung cair. Nasyuryk sering melontarkan joke-joke yang membuat suasana menjadi semakin hangat.

“Banyak hal kita diskusikan mulai dari aktivitas dan tugas tugas di Senayan hingga persoalan persoalan yang terjadi di kehidupan masyarakat,” kata Agus Zen Nurahray, pendiri PT Intaz yang juga dosen Bahasa Arab di Arabic Center cabang Universitas Al Azhar Indonesia itu.

Datang dari Jawa Timur, Nasyirul Falah Amru adalah salah seorang warga Nahdlatul Ulama (NU) yang menjadi politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP). Kini, ia   Anggota DPR-RI mewakili Dapil Jawa Timur X. Tidak sekadar melenggang ke Senayan,  pria yang besar sebagai profesional ini memperoleh 64.161 suara.

Meski orang NU, Nasyirul adalah seorang profesional. Dia duduk sebagai Direktur Utama PT Indokarya Farma, perusahaan yang khusus memproduksi  jamu bermerk Segar Ayu. Di sinilah, laki-laki yang akrab disapa Gus Falah itu, menempa diri menjadi seorang pemimpin.

Di lingkungan PDIP, Nasyirul juga termasuk menonjol. Ia menjadi Ketua Departemen Agama dari DPP PDIP.  Sebelum berlabuh di PDIP, jejak perjalanan Gus Falah sebagai aktivis, sudah sangat panjang. Ia termasuk sosok yang gemar berorganisasi dengan banyak jabatan bergengsi di sejumlah organisasi.

Pada tahun 1998 yang genting misalnya, Nasyirul adalah anggota di Forum Komunikasi Senat Mahasiswa Se-Jakarta (FKSMJ). Inilah, organisasi utama sekaligus paling kondang sebagai penggerak aksi melawan penguasa yang berujung penembakan mahasiswa di kerusuhan 1998.

Sebelum tampil sebagai bagian organisasi mahasiswa yang legendaris itu, sudah sejak sekolah menengah Nasyirul aktif di organisasi saya NU. Ia adalah Bendahara Ikatan Pelajar Nahdatul Ulama (IPNU) tahun 2008. Dua tahun kemudian, pada 2010, Nasyirul ditunjuk menjadi Bendahara Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU).

Menamatkan  S1 di Universitas Nasional (1999), Gus Falah termasuk politisi yang mudah membaur. Pengalamannya berorganisasi membuatnya matang sebagai orang politik. Laki-laki yang sedang merammpungkan S2 di Universitas Gajah Mada  Yogyakarta ini juga bisa menerima kritik dan masukkan dari pihak luar.(ram)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos