728 x 90

Mimpi dokter Dian Berbakti untuk Betawi

Mimpi dokter Dian Berbakti untuk Betawi

Menjadi orang yang bermanfaat adalah cita-citanya. Sebagai orang Betawi, dokter Dian Pratama sangat terinspirasi oleh pahlawan nasional Muhammad Husni Thamirn, yang membanggakan Betawi. Dibesarkan di lingkungan Betawi di kawasan Cempaka Putih, ia paham betul soal Jakarta. Juga perjuangannya menjadi seorang dokter yang kini membuatnya menjadi dokter spesialis yang terpandang. Lahir pada tahun 1978, Dian Pratama

Menjadi orang yang bermanfaat adalah cita-citanya. Sebagai orang Betawi, dokter Dian Pratama sangat terinspirasi oleh pahlawan nasional Muhammad Husni Thamirn, yang membanggakan Betawi.

Dibesarkan di lingkungan Betawi di kawasan Cempaka Putih, ia paham betul soal Jakarta. Juga perjuangannya menjadi seorang dokter yang kini membuatnya menjadi dokter spesialis yang terpandang. Lahir pada tahun 1978, Dian Pratama adalah lulusan SMAN 3 Setia Budi Jakarta Selatan. Menampatkan SDN 03 Pagi Halimun, Dian merupakan alumni SMPN 57 Halimun Jakarta Selatan.

Setelah lulus FK, ia merampungkan jenjang Spesialis Obsgyn di Universitas Padjajaan Bandung. Setelah itu, karirnya sebagai dokter terus meningkat hingga dikenal secara luas, termasuk di kalangan politisi.

Perjalanan Dian Pratama sebagai dokter, dimulai dari PKM Kecamatan Setia Budi pada 2003 hingga 2007 begitu lulus menjadi dokter. Setelah merampungkan kesibukannya menamatkan jejang pendidikan berikutnya, sejak  2011 hingga sekarang, Dian Pratama menjadi dokter di Rumah Sakit Ibu dan Anak RSIA Evasari Jakarta Pusat.

Selama berkarir di RSIA Evasari, dokter Dian juga sempat menjadi dokter spesialis di RSUD Koja Jakarta Utara selama satu tahun.  Dan kini, di tengah kesibukannya menjadi dokter, pengagum Benyamin Sueb ini, mengabdikan dirinya pada masyarakat lebih luas lewat partai.

Pengalamannya maju sebagai calon Anggota DPRD DKI Jakarta, memberi bekal untuk kembali berbakti lewat jalur legeslatif. Meski saat itu gagal masuk ke Kebon Sirih, dokter Dian tak menyerah. Buatnya, ingin menjadi anggota dewan bukan semata karena jabatan. Juga bukan soal materiil. Baginya, semua adalah pengabdian yang lebih luas.

Posisinya sebagai Bendahara Umum Satria, salah satu sayap partai Gerindra, membuktikan ia tidak main-main dalam berpolitik. Ia ingin meneladani tokoh idolanya, HM Husni Thamrin yang berjuang untuk bangsa ini.(rama)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos