728 x 90

Ketua Komisi V DPR Sesalkan Ketidakhadiran Menteri PUPR

Ketua Komisi V DPR Sesalkan Ketidakhadiran Menteri PUPR

Jakarta,  Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis menyesalkan sikap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang mangkir dari rapat kerja di DPR, Rabu (14/3/2018) lalu. Padahal, kata Fary, kehadiran Basuki penting karena membahas maraknya kecelakaan konstruksi dalam pembangunan proyek strategis Nasional. Insiden terbaru adalah bocornya pipa gas milik PT Perusahaan Gas

Jakarta,  Ketua Komisi V DPR Fary Djemy Francis menyesalkan sikap Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono yang mangkir dari rapat kerja di DPR, Rabu (14/3/2018) lalu.

Padahal, kata Fary, kehadiran Basuki penting karena membahas maraknya kecelakaan konstruksi dalam pembangunan proyek strategis Nasional.

Insiden terbaru adalah bocornya pipa gas milik PT Perusahaan Gas Negara (PGN) di Cawang, Jakarta Timur akibat pengeboran proyek LRT.

“Saya menyesalkan ketidakhadiran Menteri PUPR dalam rapat , karena  sangat penting guna mengetahui insiden kecelakaan konstruksi,” kata Fary.

Lanjut Sekretaris Fraksi Gerindra DPR ini, satu poin penting yang akan dipertanyakan dewan dalam rapat tersebut adalah mengenai hasil moratorium pembangunan infrastruktur selama 19 hari pasca insiden Tol Becakayu.

Selain belum menerima Iaporan, Fary juga mempertanyakan peristiwa bocornya pipa gas milik PT PGN akibat galian proyek LRT oleh pihak pelaksana dari BUMN.

“Ini seolah menegaskan kembali bahwa moratorium 19 hari yang dilakukan Kementerian PUPR ternyata tidak berdampak. Moratorium justru berujung kecelakaan baru. Lagi-Iagi proyek yang dikerjakan BUMN menciptakan masalah baru,” tegas Fary.  (Januar)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos