728 x 90

Kunjungi Pengusaha Industri Kulit, Ahmad Syaikhu Puji Pengolahan Limbahnya

Kunjungi Pengusaha Industri Kulit, Ahmad Syaikhu Puji Pengolahan Limbahnya

Garut, -Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomer urut 3, Ahmad syaikhu mengunjungi pengusaha industri kulit PT Garut Makmur Perkasa GMP dalam sosialisasi kampanyenya di Sukaregang, Kabupaten Garut, Sabtu (24/3/2018). Pertemuan dilakukan di kediaman Dodi Gustari, Sukaregang. Syaikhu didampingi anggota partai pengusung yakni Gerindra, PKS dan PAN. Syaikhu diajak mengelilingi pabrik kulit milik Dodi yang berada

Garut, -Calon Wakil Gubernur Jawa Barat nomer urut 3, Ahmad syaikhu mengunjungi pengusaha industri kulit PT Garut Makmur Perkasa

GMP dalam sosialisasi kampanyenya di Sukaregang, Kabupaten Garut, Sabtu (24/3/2018).

Pertemuan dilakukan di kediaman Dodi Gustari, Sukaregang. Syaikhu didampingi anggota partai pengusung yakni Gerindra, PKS dan PAN.

Syaikhu diajak mengelilingi pabrik kulit milik Dodi yang berada di belakang rumahnya, “ini hal yang positif, rumah dan tempat usaha (pabrik) berdekatan bahkan sebelah rumah, kalau ada apa-apa gampang dikordinasikan”, tutur Syaikhu.

Sentra produksi kulit Garut sudah

tersohor di asia tenggara dan merupakan ciri khas Kota Garut selain dodol.

Pabrik ini terbilang Iengkap, memiliki sistem Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) sehingga tidak dibuang ke sungai dan dak mencemarkan lingkungan.

Dia menilai pengolahan limbah cukup baik dilakukan, karena tidak terlihat air limbah yang dibuang ke saluran air. Semua air limbah diolah untuk kemudian digunakan kembali dalam proses pengolahan kulit.

“Ini harus bisa jadi contoh bagi pengusaha Iain, memang ada cost yang harus dikeluarkan untuk mengolah limbah, tapi bisa ter-cover dari nilai jual kulit,” kata Syaikhu.

“Pak Dodi juga sudah menjadi bapak asuh bagi perajin-perajin kulit sekitar garut dengan dengan pengelolaan yang khusus,” tambahnya.

Harapan Dodi sebagai pengusaha kulit kepada calon  wakil gubernur bisa lebih memperhatikan dan bekerja sama dengan para pengusaha terkait perizinan dan pemberdayaan masyarakat,  sehingga bisa menekan angka pengangguran.

Syaikhu menghimbau pabrik-pabrik di Garut harus mencontoh ini, memiliki sistem Zero Run-off, di mana air dari , pengolahan kulit setelah diolah melalui water treatnent (IPAL) digunakan kembali untuk proses produksi. (Rama)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos