728 x 90

Dinamika Pencalonan Rektor Unpad Bandung Mulai Marak

Dinamika Pencalonan Rektor Unpad Bandung Mulai Marak

Bandung,  djakartatoday.com-Kelompok yang mendesak agar Rektor Unpad harus orang sunda asli,  sebaiknya menuliskan komitmen tersebut pada persyaratan saat pendaftaran calon rektor. Demikian disampaikan mantan Ketua Penasehat IKA Unpad tahun 2012-2016 Mansur Ahmad, Kamis (27/9/2018). Dia menjelaskan,  memang ada komitmen para tokoh Jabar pada tahun 1957 saat Unpad berdiri, agar warga asli Jawa Barat atau orang

Bandung,  djakartatoday.com-Kelompok yang mendesak agar Rektor Unpad harus orang sunda asli,  sebaiknya menuliskan komitmen tersebut pada persyaratan saat pendaftaran calon rektor.

Demikian disampaikan mantan Ketua Penasehat IKA Unpad tahun 2012-2016 Mansur Ahmad, Kamis (27/9/2018).

Dia menjelaskan,  memang ada komitmen para tokoh Jabar pada tahun 1957 saat Unpad berdiri, agar warga asli Jawa Barat atau orang sunda asli yang berhak menduduki jabatan sebagai Rektor,  tapi hanya sebatas komitmen.

Namun yang disayangkan saat calon Rektor terkuat saat ini,  yaitu Prof.  Obsatar Sinaga atau yang akrab dipanggil  Prof.  Obi muncul berbagai keinginan agar orang sunda asli menjadi syarat sebagai rektor Unpad.

“Kan enggak bisa kalau usulan itu disampaikan saat ini,  karena belum dituangkan sebagai syarat pencalonan rektor, jika nantinya ada persyaratan tersebut bisa diterapkan pada pemilihan Rektor dimasa yang akan datang, ” tandasnya.

Uung demikian sapaan akrabnya menilai Prof  Obi juga merupakan warga asli Jawa Barat,  karena ibunya berasal dari Jabar dan bapak berasal dari Sumatera Utara dengan marga Sinaga kecintaannya terhadap Jawa Barat sangat melekat.

Uung juga menjelaskan kalau Unpad  saat ini menuju Smart University dan World Class University. Dan ini menjadi salah satu program Rektor terpilih.

“Saya sebagai alumni Unpad tentu akan sangat bahagia jika  setiap Rektor Unpad adalah berasal dari Jabar. Oleh karenanya kita berembuk dan satu kata mengusulkan agar Putra Jawa Barat ( Sunda) diakomodir menjadi persyaratan resmi dalam Pemilihan Rektor Unpad yang akan datang, konsekwensinya tentu harus didukung dengan persiapan SDM yang memenuhi persyaratan untuk bisa ikut serta dalam kontestasi Pemilihan Rektor Unpad,” tegasnya.

Dia menambahkan seharusnya segera merintis, memikirkan serta persiapkan dari awal untuk pemilihan Rektor yang akan datang bukan yang sekarang sudah berjalan.

Masyarakat Jabar ( Sunda) harus memperjuangkan dengan cara yang elegan, terhormat dan bermartabat.

“Saya sarankan juga tidak memasuki wilayah yang sangat privacy (rumah tangga) , biarkan saja itu diawali dengan pengaduan ke aparat hukum oleh pihak yang merasa dirugikan. Kita tunggu hasil keputusan aparat yang berwenang memutuskan masalah rumah tangga. Tidak satupun yang berhak memasuki wilayah rumah tangga seseorang, terlebih satu organisai, kecuali Organisasi yang bergerak mengawasi KDRT ( kalau ada), inipun sebatas memberikan saran agar yang dirugikan untuk melapor ke Polisi misalnya, juga tanpa bisa memaksa, ” jelasnya.

Sementara itu pemilihan Rektor Unpad Bandung akan berlangsung 27 Oktober 2018 mendatang dengan jumlah suara yang berhak memilih sebanyak 20 suara yang tergabung dalam Majelis Wali Amanat (MWA).

Adapun calon rektor Unpad Bandung 2018 ini,  yaitu Prof. Dr. Obsatar Sinaga, S.IP., M.Si., (FISIP), merupakan salah satu kandidat kuat menjadi rektor, dan akan bersaing dengan Aldrin Herwany, S.E., M.M., Ph.D., (FEB); Prof. H. Atip Latipulhayat, S.H., LL.M., Ph.D.,(FH).

Dudy

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos