728 x 90

128 Instansi Telah Miliki UPZ BAZNAS

128 Instansi Telah Miliki UPZ BAZNAS

Djakartatoday.com-Sebanyak 128 instansi yang terdiri dari Kementerian, Lembaga Negara, BUMN dan Swasta saat ini telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS untuk melayani penghimpunan dan penyaluran zakat. Dengan semakin banyaknya UPZ terbentuk, maka akan semakin banyak umat Islam yg terlayani. “UPZ dapat mendorong penguatan zakat dan pemerintah mendukungnya. Semoga semakin banyak lagi perusahaan yang membentuk

Djakartatoday.com-Sebanyak 128 instansi yang terdiri dari Kementerian, Lembaga Negara, BUMN dan Swasta saat ini telah memiliki Unit Pengumpul Zakat (UPZ) BAZNAS untuk melayani penghimpunan dan penyaluran zakat.

Dengan semakin banyaknya UPZ terbentuk, maka akan semakin banyak umat Islam yg terlayani. “UPZ dapat mendorong penguatan zakat dan pemerintah mendukungnya. Semoga semakin banyak lagi perusahaan yang membentuk UPZ BAZNAS, sehingga para penerima manfaat merata dan semakin meluas serta dapat membantu pengentasan kemiskinan di Indonesia,” ujar Kepala Divisi UPZ BAZNAS, Faisal Qosim seusai Rakernas UPZ BAZNAS 2019 di Jakarta, Rabu (24/10).

Rakernas dibuka Ketua Baznas, Prof Dr Bambang Sudibyo.
Untuk itu Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) siap meningkatkan peran Unit Pengumpul Zakat (UPZ) dalam gerakan zakat nasional, sehingga dapat melayani lebih baik kepada mustahik maupun muzakki.

Rakernas yang berlangsung selama dua hari hingga Kamis (25/10) ini dihadiri oleh 135 peserta dari 89 instansi UPZ BAZNAS. Ketua BAZNAS, Bambang Sudibyo mengatakan, selama ini UPZ telah memberikan kontribusi dalam pengelolaan zakat di Indonesia.

“Layanan UPZ memudahkan para pegawai pada institusi dan karyawan perusahaan dalam menunaikan zakatnya, baik yang bersifat rutin setiap bulan maupun jenis zakat lainnya. Selain itu, UPZ juga menjadi solusi, bukan hanya dalam membantu mustahik di lingkungan pegawai dan karyawan namun juga bagi masyarakat luas,” katanya.

Bambang mengatakan, bersama BAZNAS dan LAZ, UPZ juga menjadi bagian dalam perjuangan mengentaskan satu persen kemiskinan di Indonesia setiap tahun.

Kepercayaan publik terhadap UPZ BAZNAS terus meningkat, hal ini dibuktikan dengan penghimpunan zakat yang terus naik. Pada Januari hingga Oktober 2018, UPZ telah mengumpulkan zakat senilai Rp50 miliar dan diperkirakan akan terhimpun lebih dari Rp63 Miliar. Hasil ini lebih tinggi dari tahun lalu yang terhimpun Rp57,4 Miliar.

Dengan pencapaian ini, Bambang berharap UPZ makin mengoptimalkan perannya sehingga makin banyak umat dapat terlayani dalam melaksanakan ibadah zakat dan makin banyak mustahik menjadi lebih sejahtera secara materi dan spiritual.

UPZ dibentuk berdasarkan Undang-undang no.23 tahun 2011 tentang Pengelolaan Zakat. Pada aturan ini disebutkan, dalam melaksanakan tugas dan fungsinya, BAZNAS, BAZNAS provinsi, dan BAZNAS kabupaten/kota dapat membentuk UPZ pada instansi pemerintah, badan usaha milik negara, badan usaha milik daerah, perguruan tinggi, masjid dan perusahaan swasta. UPZ juga dapat dibentuk pada perwakilan Republik Indonesia di luar negeri serta di tingkat kecamatan, kelurahan atau tempat lainnya.

Dalam mengoptimalkan
perannya, UPZ juga meningkatkan kinerja internal amilnya. Dalam Rakernas ini, UPZ memberikan laporan pengelolaan zakat tahun 2018 dan menyiapkan susunan rencana kerja anggaran tahunan tahun 2019.

Hadir sebagai pembicara dalam Rakernas ini, Prof Dr Bambang Sudibyo, MBA CA, Direktur Utama BAZNAS, Arifin Purwakananta, Kepala Divisi UPZ BAZNAS, Faisal Qosim dan Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Kemenag Fuad Nasar.

Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos