728 x 90

Jelang  Wisuda mahasiswi ISBI, Rektor Berharap Alumni Siap Wiraswasta

Jelang  Wisuda mahasiswi ISBI, Rektor Berharap Alumni Siap Wiraswasta

Bandung,  Djakartatoday.com– Menjelang  Wisuda Gelombang  ll 2018 Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Rektor berharap alumninya mampu berwirasasta. Demikian disampaikan Rektor ISBI Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., didampingi Dr. Lili Suparli, S.Sn., M.Sn.  dan Dr.Athur S .Nalan.Dr.Lili Suparli saat memberikan keterangan pers jelang Wisuda,  Jumat (7/11/2018) di kampus ISBI Jalan Buahbatu Bandung. Rektor menjelaskan 

Bandung,  Djakartatoday.com– Menjelang  Wisuda Gelombang  ll 2018 Institut Seni Budaya Indonesia (ISBI) Bandung, Rektor berharap alumninya mampu berwirasasta.

Demikian disampaikan Rektor ISBI Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., didampingi Dr. Lili Suparli, S.Sn., M.Sn.  dan Dr.Athur S .Nalan.Dr.Lili Suparli saat memberikan keterangan pers jelang Wisuda,  Jumat (7/11/2018) di kampus ISBI Jalan Buahbatu Bandung.

Rektor menjelaskan  ISBI Bandung sebelumnya menggelar beberapa rangkaian acara diantaranya, Seminar Nasional “Pendidikan Karakter & Industri Kreatif dalam Perspektif Seni Budaya di Era Industri 4.0” pada Selasa lalu (4/12).

Pemateri Prof. Arief Rahman, M.Pd., Seminar Nasional “Dialog Budaya dan Agama dalam Bingkai Toleransi” dan digelar Festival Film Budaya Nusantara pada Jum’at (7/12) dengan pemateri  Prof. Dr. H. Afif Muhammad, MA. dan Neneng Yanti KL, M.Hum., Ph.D.,

Upacara Wisuda Gelombang II tahun 2018 digelar pada Sabtu (8/12) dan dilanjut dengan Gelar Budaya Nusantara, lalu puncak perayaan wisuda gelombang II dilaksanakan pada Rabu (12/12) dan Kamis (13/12) dengan menggelar sebuah pertunjukan “Opera Ramayana: Lakon Prahara Anggada” dengan penulis naskah dan sutradara Dr. Lili Suparli, S.Sn., M.Sn.

Pada wisuda gelombang II ini diikuti sebanyak 132 mahasiswa ISBI Bandung yang terdiri dari berbagai jenjang pendidikan, yaitu Diploma-III, Sarjana Terapan Seni (D-IV), Sarjana (S1), dan Program Magister Pascasarjana (S2) ISBI Bandung.

Para mahasiswa tersebut rata-rata lulus dengan predikat Sangat Memuaskan. Keseluruhan lulusan terdiri dari Prodi Seni Tari sebanyak 8 mahasiswa, Prodi Seni Karawitan sebanyak 20 mahasiswa, Prodi Seni Teater sebanyak 16 mahasiswa, Prodi Angklung dan Musik Bambu sebanyak 12 mahasiswa, Prodi Seni Rupa Murni sebanyak 13 mahasiswa, Prodi Tata Rias dan Busana sebanyak 3 mahasiswa, Prodi Kriya Seni sebanyak 8 mahasiswa, Prodi Televisi dan Film sebanyak 30 mahasiswa, dan Prodi S-2 Penciptaan dan Pengkajian Seni sebanyak 22 mahasiswa.

Predikat Cumlaude pada wisuda gelombang II disandang oleh Firman Hidayat mahasiswa dari Prodi Seni Karawitan dan tiga mahasiswa dari Prodi S-2 Penciptaan dan Pengkajian Seni, yaitu Bunga Dessri Nur Ghaliyah, Rita Tila, dan Wisnu Wirandi.

Para mahasiswa akan dinyatakan lulus dengan dilantik langsung oleh Rektor ISBI Bandung Dr. Hj. Een Herdiani, S.Sen., M.Hum. Pada upacara wisuda gelombang II menampilkan Tari Caruban Sari sebagai bentuk tari persembahan. Setelah para mahasiswa telah resmi dilantik dan dinyatakan lulus oleh Rektor ISBI Bandung, kemudian ada sesi acara Sawer oleh Dr. H. Yus Wiradiredja, S.Kar., M.Hum.

Rektor ISBI Bandung mengatakan bahwa ISBI Bandung berupaya untuk mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang adiluhung melalui alumni-alumni yang terampil dalam bidang seni budaya.

Semuanya merujuk pada  local genius sebagai sumber kekayaan kreatif dan modal sosial yang dapat  digali dan dikembangkan melalui proses  konservasi,  rekontruksi  dan revitalisasi.

“Potensi seni budaya bangsa Indonesia memiliki keunggulan yang tidak dimiliki oleh bangsa-bangsa lain. Upaya mengembalikan kejayaan seni budaya bangsa yang  adiluhung, akan menjadi profesi yang  membanggakan di era revolusi industri 4.0. Para alumni ISBI Bandung dididik dan dipersiapkan menjadi manusia yang terampil dalam bidang seni,  baik seni yang hidup dan berkembang di Jawa Barat maupun seni tradisi nusantara.

“Cag gera prak, bral gera miang.  Keberhasilan saudara di tengah masyarakat merupakan barometer kesarjanaan Seni Sejati,” kata Rektor ISBI Bandung.

Een  mengaku senang,  karena sejumlah alumninya banyak yang punya sanggar di derahnya masing-masing, mampu memberikan kegiatan positif, sehingga mampu mempertahankan seni budaya bangsa.

Dudy

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos