728 x 90

Dansektor 21 Menilai CV RJU Sadar Linkungan

Dansektor 21 Menilai CV RJU Sadar Linkungan

Cimahi, Djakartatoday.com-Satgas Citarum Sektor 21 menggelar pengecekan  pengolahan limbah cair industri tekstil milik CV. Ragam Jaya Utama (RJU) yang berlokasi di Jalan Nanjung No 90, Cimahi, Kamis (13/12). Dalam kesempatan tersebut Dansektor 21 Kolonel Inf.  Yusep Sudrajat mengatakan Satgas Citarum Harum mampu meningkatkan kesadaran bagi para pelaku industri khususnya melestarikan ekosistem sungai. Pabrik tersebut merupakan

Cimahi, Djakartatoday.com-Satgas Citarum Sektor 21 menggelar pengecekan  pengolahan limbah cair industri tekstil milik CV. Ragam Jaya Utama (RJU) yang berlokasi di Jalan Nanjung No 90, Cimahi, Kamis (13/12).

Dalam kesempatan tersebut Dansektor 21 Kolonel Inf.  Yusep Sudrajat mengatakan Satgas Citarum Harum mampu meningkatkan kesadaran bagi para pelaku industri khususnya melestarikan ekosistem sungai.

Pabrik tersebut merupakan pabrik tekstil yang memproduksi kain tenun dan pencelupan.

Pabrik ini menambah daftar perusahaan yang telah melakukan pembenahan terhadap IPAL dan  industri yang berbuat baik tanpa harus  ditindak sebelumnya.

Dansektor 21 beserta anggotanya Satgas Subsektor 21-13 Cimahi Selatan, disaksikan Fatah pimpinan perusahaan mengecek satu persatu outlet pengolahan limbah pabrik yang menghasilkan limbah cair 240- 250 M3/hari.

Dansektor 21 mengaku optimis program Citarum Harum akan berhasil, jika setiap perusahaan melakukan pembenahan dan perbaikan IPAL sebelum ditindak Satgas.

“Pabrik ini masih CV, tapi pembenahannya sudah luar biasa, kita lihat hasil pengolahan sudah cukup jernih dan aman, karena diujung outlet pembuangan ikan koi yang ada di kolam hidup. Untuk sementara parameter itu yang diterapkan satgas sambil menunggu parameter baku mutu terbaru yang nanti akan diatur pemerintah melalui Kementerian LH,” tegas Yusep.

Dengan melakukan pengolahan limbah seperti ini, artinya pabrik ini tidak hanya menjadi penopang kebutuhan karyawan, tetapi juga menjaga dan menyelamatkan ratusan keluarga dan masyarakat yang ada di bantaran sungai.

“Saya berharap semua pabrik yang ada di DAS Citarum, khususnya yang ada di wilayah sektor 21 untuk berbenah dan sejalan dengan program citarum. Karena sudah bukan masa nya lagi buang limbah kotor ke sungai, masyarakat dan dunia sudah terbuka dalam menyoroti lingkungan, sehingga kita semua juga harus sadar untuk sama sama melakukan yang terbaik,” ujar Yusep.

Sementara, Fatah selaku perwakilan CV Ragam Jaya Utama mengaku perbaikan yang dilakukan sudah berlangsung sejak 5 tahun lalu.

“Perusahaan kami,  proses pengolahan limbahnya menggunakan metode biologi dan kimia. Untuk biologi digunakan dua proses yakni Aerob dan Unaerob, setelah itu dilanjutkan dengan proses kimia, belakangan ini proses kimia kita kurangi dengan penambahan proses karbon filter,” ujarnya.

Pihaknya juga mengklaim bahwa investasi untuk penambahan fasilitas pengolahan yang sedang dikerjakan menghabiskan kisaran anggaran 2 miliar rupiah untuk penambahan bak klarifier 3 unit dan penambahan filter sebanyak 6 unit.

Secara bertahap kami meningkatkan pengolahan, saat ini fasilitas fasilitas penunjang IPAL akan kita lengkapi untuk hasil limbah yang lebih baik.

“Total investasi, saya rasa mungkin akan menghabiskan 2 miliar,” ucapnya.

“Peningkatan  fasilitas IPAL terus dilakukan, karena menurut saya pada prinsipnya bisnis itu harus optimis agar kedepan lebih baik, jadi sebelum kita meningkatkan produksi, kita  harus memenuhi kapasitas pengolahan limbahnya terlebih dahulu, jangan sampai, istilah yang biasa saya bilang ke anak anak, jangan sampai punya rumah septic tank nya kecil penghuninya banyak, sebelum penghuninya banyak septik tanknya kita benahi dulu, jadi nanti tidak menimbulkan masalah,”tandasnya.

Falah  mengaku, sejak ada Citarum khususnya Sektor 21 yang dipimpin oleh Kolonel Yusep, selokan warga yang melewati pabriknya sudah baik, jauh berbeda sebelum satgas citarum bertugas.

Dudy

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos