728 x 90

DP MUI HIMBAU ISU KHILAFAH JANGAN DIJADIKAN ALAT POLITIK KEKUASAAN

DP MUI HIMBAU ISU KHILAFAH JANGAN DIJADIKAN ALAT POLITIK KEKUASAAN

Jakarta, Djakartatoday.com – Pernyataan mantan Kepala BIN yang juga penasehat politik Jokowi, AM Hendropriyono yang menyatakan Pemilu kali ini akan berhadapan ideologi Pancasila dengan ideologi Khilafah, dibantah berbagai pihak termasuk Dewan Petimbangan (DP) MUI. Kepada Djakartatoday.com, Jum’at (29/3), Ketua DP MUI, Prof Dr Muhammad Din Syamsuddin menghimbau agar berbagai pihak menghindari isu keagamaan seperti Khilafah.

Jakarta, Djakartatoday.com –

Pernyataan mantan Kepala BIN yang juga penasehat politik Jokowi, AM Hendropriyono yang menyatakan Pemilu kali ini akan berhadapan ideologi Pancasila dengan ideologi Khilafah, dibantah berbagai pihak termasuk Dewan Petimbangan (DP) MUI.

Kepada Djakartatoday.com, Jum’at (29/3), Ketua DP MUI, Prof Dr Muhammad Din Syamsuddin menghimbau agar berbagai pihak menghindari isu keagamaan seperti Khilafah.

“Sebaiknya kedua kubu paslon Presiden-Wapres menghindari penggunaan isu keagamaan, seperti penyebutan khilafah, karena itu merupakan bentuk politisasi agama yg bersifat pejoratif (menjelekkan),” tegas Din.

Menurutnya, walaupun di Indonesia khilafah sebagai lembaga politik tidak diterima luas, namun khilafah yg disebut dalam Al-Qur’an adalah ajaran Islam yg mulia (manusia mengemban misi menjadi wakil Allah di muka bumi (khalifatullah fil ardh).

Dikatakannya, mempertentangkan khilafah dengan Pancasila adalah identik dengan mempertentangkan Negara Islam dengan Negara Pancasila, yang sesungguh sudah lama selesai dengan penegasan bahwa Negara Pancasila sebagai Darul Ahdi was Syahadah (Negara Kesepakatan dan Kesaksian).

“Upaya mempertentangkannya merupakan upaya membuka luka lama dan dapat menyinggung perasaan umat Islam,” ungkap mantan Ketua MUI tersebut.

Selanjutnya Din menegaskan, menisbatkan sesuatu yg dianggap Anti Pancasila terhadap suatu kelompok, adalah labelisasi dan generalisasi yg berbahaya dan dapat menciptakan suasana perpecahan ditubuh bangsa Indonesia.

Untuk itu DP MUI mengimbau segenap keluarga bangsa agar jangan terpengaruh apalagi terprovokasi dengan pikiran-pikiran yang tidak relevan dan kondusif bagi penciptaan Pemilu/Pilpres damai, berkualitas, berkeadilan, dan berkeadaban. (Abdul Halim)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos