728 x 90

Henry Indraguna : Harga Satu Suara Rakyat Mencapai Rp 80 Juta

Henry Indraguna : Harga Satu Suara Rakyat Mencapai Rp 80 Juta

Solo, Djakartatoday.com – Caleg DPR-RI Dapil Jawa Tengah V dari Partai Perindo, Henry Indraguna menegaskan, saat ini harga pasaran satu suara pemilih untuk mencoblos seorang Caleg DPR-RI mencapai Rp 80 juta perorang. “Tahu tidak berapa harga pasaran satu suara pada Pileg 2019 ini. Harga satu suara itu bukan Rp 25 ribu atau Rp 200 ribu.

Solo, Djakartatoday.com –

Caleg DPR-RI Dapil Jawa Tengah V dari Partai Perindo, Henry Indraguna menegaskan, saat ini harga pasaran satu suara pemilih untuk mencoblos seorang Caleg DPR-RI mencapai Rp 80 juta perorang.

“Tahu tidak berapa harga pasaran satu suara pada Pileg 2019 ini. Harga satu suara itu bukan Rp 25 ribu atau Rp 200 ribu. Jadi kalau para Caleg itu memberi amplop hanya Rp 25 ribu tolak saja. Karena satu suara saudara-saudara itu seharga Rp 80 juta,” tegas Henry pada kampanye Partai Perindo di Dapil Jateng V di Lapangan Penumping, Laweyan, Solo, Ahad (7/4) kemarin.

Kampanye diikuti ratusan massa yang tergabung dalam Organisasi Massa “Tikus Pithi”, dimana mereka secara bulat menyatakan dukungannya kepada Henry Indraguna, sebagai Caleg DPR-RI pada Pileg 2019 ini.

Dalam orasi politiknya, Henry yang datang didampingi sejumlah artis ibukota diantaranya Delon, Yama Carlon dan Evelin itu kembali mengingatkan kader ormas “Tikus Pithi” tentang politik amplop yang akan menyerang mereka menjelang hari pencoblosan 17 April 2019 nanti, padahal mereka tidak pernah turun ke lapangan untuk bertemu dengan masyarakat.

“Delapan bulan pencalegan ini, ada tidak Caleg yang datang ke daerah ini,” tanya Henry.

Menurut Henry, Caleg yang tidak mau datang dan tidak mau turun ke bawah menemui masyarakat, maka tidak Layanan dipilih sebagai wakil mereka.

Untuk itu Henry meminta masyarakat untuk memilih Anggota Dewan yang benar-benar mau bekerja untuk rakyat.

Henry menambahkan, caleg model seperti itu hanya mengandalkan bagi-bagi amplop. Sebab mereka merasa yakin dengan membagikan amplop sebesar Rp 25 ribu hingga Rp100 ribu bahkan Rp 200 ribu sudah merasa cukup.

Padahal, bila masyarakat mengetahui harga satu suara mereka cukup mahal, sudah pasti mereka akan menolak amplop dari para caleg yang dihargai sangat murah tersebut.

“Jangan asal milih, karena satu suara anda itu sangat mahal harganya. Pilih wakil anda di Parlemen yang benar-benar mau bekerja dan mau menemui masyarakat,” tegas Henry.

Dikatakannya, pada Pemilu ini sudah saatnya untuk ganti anggota DPR-RI. Ganti itu mereka yang kerjaannya cuma tidur melulu di Parlemen, jangan pilih lagi mereka yang tak mau turun ke bawah,” tegas Henry.

(AF/AH)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos