728 x 90

Berkat BAZNAS, Kain Batik Tuban dan Tenun Ende Berhasil Tembus Jakarta

Berkat BAZNAS, Kain Batik Tuban dan Tenun Ende Berhasil Tembus Jakarta

Jakarta, Djakartatoday.com – Kerja keras Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberdayakan mustahik pengusaha kecil kain batik dari Tuban Jawa Timur dan kain tenun dari Ende Nusa Tenggara Timur, akhirnya membuahkan hasil. Terbukti produk mereka laku keras di Jakarta bahkan dipamerkan dalam sebuah Fashion Show yang diperagakan para peragawati top Ibukota di Mall Plaza Semanggi,

Jakarta, Djakartatoday.com –

Kerja keras Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) untuk memberdayakan mustahik pengusaha kecil kain batik dari Tuban Jawa Timur dan kain tenun dari Ende Nusa Tenggara Timur, akhirnya membuahkan hasil.

Terbukti produk mereka laku keras di Jakarta bahkan dipamerkan dalam sebuah Fashion Show yang diperagakan para peragawati top Ibukota di Mall Plaza Semanggi, Jakarta, Ahad kemarin (21/4).

Direktur Pendistribusian dan Pendayagunaan BAZNAS, Dr Irfan Syauqi Beik mengatakan, acara Fashion Show dengan konsep ‘Shop and Share’ digelar sebagai bentuk promosi dan berbagi terhadap para pengrajin mustahik kain batik dan tenun di berbagai daerah di Indonesia.

“Kain batik dan tenun yang ditampilkan ini merupakan mahakarya dari para mustahik binaan BAZNAS yang diberdayakan melalui pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah. Kegiatan kali ini juga dalam menyambut jatuhnya Hari Kartini,” katanya.

Ia mengatakan, masih banyak terdapat para pengrajin kain batik maupun tenun yang hidupnya belum sejahtera. Untuk itu BAZNAS melalui program Zakat Community Development (ZCD) memberdayakan para ibu-ibu pengrajin untuk meningkatkan perekonomian keluarganya.

Konsep ramah lingkungan atau eco-fashion diterapkan di setiap kain batik dan tenun yang diproduksi oleh mustahik binaan BAZNAS. Program pemberdayaan yang dikembangkan kepada para mustahik pengrajin ini selain dalam upaya peningkatan ekonomi, juga sebagai cara melestarikan budaya Indonesia.

Dalam acara Fashiom Show ‘Shop and Share’ ini juga turut bersanding kain-kain hasil tenun karya para pengrajin Jepara yang telah didesain bagus oleh Usaha Kecil Menengah (UKM), Kakadits. Para pengunjung bisa membeli kain para pengrajin melalui Kakadits yang keuntungannya disalurkan ke BAZNAS untuk program pemberdayaan para pengrajin.

“Melalui Program Shop and Share, BAZNAS mengajak masyarakat untuk berpartisipasi memberdayakan para mustahik perajin, dengan cara berbelanja produk batik dan tenun,” kata Irfan.

Kain Batik Tuban dan Tenun Ende mahakarya mustahik binaan BAZNAS ini beberapa kali ditampilkan dalam acara berskala nasional dan bertaraf Internasional, pada November 2018 lalu kain-kain ini ditampilkan di acara Eco Fashion Week.

Dengan ditampilkannya kain-kain hasil produksi para mustahik ini juga mampu menumbuhkan semangat dan kebanggaan para pengrajin mustahik, yang dapat meningkatkan kualitas dan produksi tentunya bisa meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan mereka.

Saat ini BAZNAS telah membina 65 mustahik pengusaha kecil kain batik dan tenun seperti di Tuban, Ende dan daerah lain di Indonesia. Mereka diharapkan nantinya bisa jadi pengusaha menengah bahkan besar sehingga berubah menjadi muzakki.
(Abdul Halim)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos