728 x 90

PERAN BAZNAS SEMAKIN MENDUNIA

PERAN BAZNAS SEMAKIN MENDUNIA

Jakarta, Djakartatoday.com Dibawah kepemimpinan mantan Menkeu dan Mendiknas Prof Dr Bambang Sudibyo, peranan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu para kelompok mustadh’afin termasuk fakir miskin dan anak anak yatim piatu wabil khusus yang menjadi korban krisis kemanusiaan semakin mendunia. Kalau tahun lalu BAZNAS telah melakukan kerjasama dengan Organisasi Konferensi Islam (OKI), World Zakat Forum

Jakarta, Djakartatoday.com

Dibawah kepemimpinan mantan Menkeu dan Mendiknas Prof Dr Bambang Sudibyo, peranan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) dalam membantu para kelompok mustadh’afin termasuk fakir miskin dan anak anak yatim piatu wabil khusus yang menjadi korban krisis kemanusiaan semakin mendunia.

Kalau tahun lalu BAZNAS telah melakukan kerjasama dengan Organisasi Konferensi Islam (OKI), World Zakat Forum (WZF) Islamic Development Bank (IDB) serta menbantu para pengungsi Palestina di Yordania dan pengungsi Rohingya di Bangladesh, kali ini BAZNAS melakukan kerjasama dengan United Nations Children’s Fund (UNICEF).

BAZNAS menggandeng organisasi kemanusiaan dibawah PBB itu dalam rangka memberikan pelayanan membantu anak-anak yang menjadi korban krisis kemanusiaan baik di Indonesia maupun di negara-negara Organisasi Kerjasama Islam (OKI) di seluruh dunia.

Penandatanganan perjanjian kerja sama (MoU) diselenggarakan di Kantor BAZNAS, Jakarta Pusat pada Jumat, (5/7). Hadir dalam acara tersebut, Ketua Umum BAZNAS Prof Dr Bambang Sudibyo, Waketum BAZNAS Dr Zainul Bahar Noor MEc, Direktur Utama BAZNAS Arifin Purwakananta, Perwakilan UNICEF Indonesia Debora Comini dan Direktur Penggalangan Dana dan Kemitraan Swasta UNICEF, Gary Stahl.

Ketua Umum BAZNAS, Bambang Sudibyo mengatakan, krisis kemanusiaan di sejumlah negara berdampak pada banyak hal, termasuk di dalamnya anak-anak juga menjadi korban, ini yang menjadi salah satu perhatian, dan menjadi bentuk kepedulian bersama. Penggalangan dana dan penyaluran bantuannya tentu dilakukan secara profesional dan sesuai dengan peraturan perundang-undangan dan Syariat Islam.

“Bentuk bantuannya terfokus pada anak-anak dan remaja yang bersifat berkelanjutan agar masa depan mereka bisa lebih baik, namun pastinya manfaatnya bisa lebih luas, bagaimana keluarganya juga bisa bangkit dari keterpurukan akibat krisis kemanusiaan. Harapannya bisa terwujud kesejahteraan bagi mereka,” ujarnya.

Bambang Sudibyo menjelaskan, kerja sama antara BAZNAS dan UNICEF terhadap anak-anak terdampak krisis kemanusiaan di Indonesia dan di negara OKI ini, meliputi berbagai bidang mulai dari Pendidikan, Kesehatan, Kecukupan Gizi, Akses Air Bersih, Perlindungan Anak dan Sosial, Pemberdayaan Kaum Muda.

“Lebih dari dua pertiga dari dana yang kami butuhkan untuk anak-anak yang terjebak dalam krisis kemanusiaan adalah untuk pekerjaan kami di organisasi negara-negara Kerjasama Islam (OKI),” kata Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini.

“Karena itu saya senang karena kami akan berkolaborasi dengan BAZNAS untuk meningkatkan keahlian, pengetahuan, dan jaringan kolektif kami dan memanfaatkan dana zakat untuk anak-anak dan orang-orang yang paling membutuhkan dukungan kami,” tegas Debora Comini.

MoU UNICEF dengan BAZNAS terjadi menyusul penandatanganan MOU dengan World Zakat Forum (WZF) pada Desember 2018 dan sebuah komunike bersama dengan Bank Pembangunan Islam yang mengumumkan niat kedua organisasi untuk mengembangkan Dana Filantropi Muslim Global untuk Anak-Anak di Seluruh Dunia.
(Abdul Halim)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos