728 x 90

OVO Sumbang Rp 500 Juta untuk Program Kampung Tanggap Bencana BAZNAS

OVO Sumbang Rp 500 Juta untuk Program Kampung Tanggap Bencana BAZNAS

Jakarta, Djakartatoday.com Sebagai perusahaan dengan platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, pimpinan OVO tidak hanya memikirkan aspek bisnis saja, tetapi juga ikut membantu sosial kemasyarakatan, terutama dalam mengatasi masalah bencana alam yg sering terjadi Indonesia. Pasalnya, Indonesia negara yg terletak diatas cincin api dunia, sehingga sering terjadi bencana alam. Untuk itu OVO menyumbang Rp 500

Jakarta, Djakartatoday.com

Sebagai perusahaan dengan platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, pimpinan OVO tidak hanya memikirkan aspek bisnis saja, tetapi juga ikut membantu sosial kemasyarakatan, terutama dalam mengatasi masalah bencana alam yg sering terjadi Indonesia.

Pasalnya, Indonesia negara yg terletak diatas cincin api dunia, sehingga sering terjadi bencana alam. Untuk itu OVO menyumbang Rp 500 juta untuk program Kampung Tanggap Bencana BAZNAS.

OVO menjalin bekerjasama dengan Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) mengembangkan Kampung Tanggap Bencana (KTB) di tiga titik di Provinsi Banten yang terdampak Tsunami Selat Sunda pada bulan Desember tahun 2018 lalu.

Hal itu tersebut disampaikan dalam Press Conference di Kantor BAZNAS, Jakarta, Jumat (23/8). Hadir dalam acara tersebut Kadiv Pendistribusian BAZNAS, Ahmad Fikri, Kepala BAZNAS Tanggap Bencana, Dian Aditya Mandana Putri, Kabag Penghimpunan Digital BAZNAS, Hafiza Elvira Nofitariani serta Head of PR OVO, Sinta Setyaningsih.

Kampung Tanggap Bencana (KTB) dibentuk di Desa Sukamanah, Kecamatan Malingping, Desa Ciladeun, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Desa Cibungur, Kecamatan Sukaresmi, Kabupaten Pandeglang. Dengan dibentuknya KTB di tiga titik ini, kini BAZNAS memiliki 16 KTB di Indonesia, antara lain di Provinsi Riau, Sulawesi Tengah, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, DIY, Bali, NTB, hingga Papua.

Menurut Ahmad Fikri, Kampung Tanggap Bencana dibentuk untuk mewujudkan kampung yang memiliki kemampuan mandiri dalam beradaptasi dan menghadapi ancaman bencana, serta memulihkan diri dengan segera dari dampak bencana yang merugikan, jika terkena bencana.

“Kampung Tanggap Bencana dibentuk untuk mewujudkan masyarakat yang mampu mengantisipasi dan meminimalisasi kekuatan yang merusak, melalui adaptasi,” katanya.

Masyarakat juga mampu mengelola dan menjaga struktur dan fungsi dasar tertentu ketika terjadi bencana.

“Apabila terkena dampak bencana, mereka akan dengan cepat bisa membangun kehidupannya menjadi normal kembali atau paling tidak dapat dengan cepat memulihkan diri secara mandiri,” ujar Ahmad Fikri.

Program Kampung Tanggap Bencana ini mendapatkan dukungan dari platform pembayaran digital terbesar di Indonesia, OVO.

Menurut Head of PR OVO, Sinta Setyaningsih, OVO sebagai platform pembayaran digital terdepan di Indonesia, sangat peduli akan kesejahteraan masyarakat Indonesia, terutama yang berada di daerah rawan bencana.

“Dalam program ini, OVO bersama dengan para pengguna berhasil mengumpulkan Rp 500 juta yang dimanfaatkan dalam program pencegahan bencana oleh masyarakat di Banten,” tegasnya.

Pembentukan Kampung Tanggap Bencana diperuntukkan kepada masyarakat yang bertempat tinggal di wilayah yang memiliki ancaman yang besar terhadap tsunami.

Unsur yang dilibatkan antara lain pemerintah desa, Pengurus RT/RW, Organisasi Masyarakat di desa, Forum Penanggulangan Resiko Bencana (PRB), lembaga usaha di desa, tokoh masyarakat dan kelompok rentan.

Sementara itu Dian Aditya mengatakan, Tim BAZNAS Tanggap Bencana dari BAZNAS RI dan BAZNAS Provinsi Banten akan secara aktif mendampingi masyarakat di Kampung Tanggap Bencana hingga dapat mandiri dalam program mitigasi ini.

“Kampung Tanggap Bencana nantinya akan memiliki Kelompok Kerja Tanggap Darurat, kemudian membagi tugas tanggap darurat serta, menentukan jalur evakuasi dan titik kumpul sementara. Beberapa Kampung Tanggap Bencana yang telah dibentuk sebelumnya bahkan telah memiliki tabungan sosial dan melakukan simulasi bencana secara rutin,” katanya.

(Abdul Halim)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos