728 x 90

MOELDOKO NGAWUR BELAIN YUDIAN

MOELDOKO NGAWUR BELAIN YUDIAN

Pernyataan Kepala BPIP yang baru menjabat, Prof Yudian Wahyudi yang menfitnah Agama (baca: Islam) Sebagai Musuh Terbesar Pancasila, mendapat reaksi keras dari para tokoh ummat Islam, termasuk MUI. Sekjen MUI, Dr KH Anwar Abbas dan Wakil Ketua Komisi Hukum MUI, Irjen Pol Purn KH Anton Tabah meminta Pemerintah segera mencopot Yudian Wahyudi dari jabatan Kepala

Pernyataan Kepala BPIP yang baru menjabat, Prof Yudian Wahyudi yang menfitnah Agama (baca: Islam) Sebagai Musuh Terbesar Pancasila, mendapat reaksi keras dari para tokoh ummat Islam, termasuk MUI.

Sekjen MUI, Dr KH Anwar Abbas dan Wakil Ketua Komisi Hukum MUI, Irjen Pol Purn KH Anton Tabah meminta Pemerintah segera mencopot Yudian Wahyudi dari jabatan Kepala BPIP bahkan kalau perlu BPIP dibubarkan saja.

Namun pernyataan fitnah dari Yudian Wahyudi itu justru dibela habis-habisan oleh Kepala Staf Kepresidenan, Jenderal Purn Moeldoko. Hal itu menunjukkan Pemerintah mendukung fitnah terhadap umat Islam sebagai musuh terbesar Pancasila, dari salah seorang pejabatnya yg berkantor dilingkungan Istana Kepresidenan tersebut.

Menurut Moeldoko, Yudian Wahyudi tidak bermaksud menyudutkan Agama menjadi musuh Pancasila.

“Ya, bisa saja yang memaknai yang salah, padahal bukan seperti itu maksudnya. Apalagi MUI menilai yg disampaikan Kepala BPIP tersebut mengancam exsitensi NKRI. Kalau MUI meminta Pemerintah mencopot Kepala BPIP, saya kira MUI terlalu terburu-buru,” ujar Moeldoko di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis (13/2) kemarin.

Berikut ini tanggapan Wakil Ketua Komisi Hukum MUI, Irjen Pol Purn KH Anton Tabah kepada Abdul Halim dari Djakartatoday.com :

Astaghfirulloh, kenapa pak Muldoko menilai MUI terburu-buru ? MUI menilai prilaku seseorang itu dengan sangat hati-hati dan cermat dengan melihat rekam jejak. Yudian itu baru saja diingatkan dengan keras oleh MUI karena ia merestui perzinaan (hubungan sex tanpa nikah asal suka sama suka) & melarang cadar Muslimat (padahal itu ajaran Islam).

Justru yang terburu-buru membela Yudian itu Muldoko. Sebenarnya kalau dia arief, cukup bilang biar diteliti oleh para ahlinya dulu, bukan langsung bilang pikiran Yudian jernih dan intelek.

Padahal intelektual belum tentu sama dengan Faqih. Karena Faqih itu kefahaman pada Islam yang baik. Bagaimana kalau seorang intelek tetapi liberal sekuler agnoris dan atheis ?

Saya kira pemahaman Yudian terhadap Islam, telah terpapar radikal liberal, karena dengan jelas telah meninggalkan ruh Pancasila dan UUD 1945 yang memandu manusia taat pada agama, sesuai kitab sucinya sebagai hukum tertinggi, bukan keputusan sekumpulan manusia.

Ini bukan berarti Hukum Islam harus tegak di NKRI. Tetapi setidaknya menjiwai NKRI seperti yang disepakati pendiri NKRI The Founding Fathers. Sebab dasar hukum NKRI itu Hukum Tertulis, Hukum Islam dan Hukum Adat.

Pola pikir Yudian adalah pola pikir liberal kontra Pancasila, karena pola pikir Pancasila religius, dimana sila pertama KeTuhanan Yang Maha Esa dan itu dijadikan Dasar Negara RI, (pasal 29 ayat 1 UUD1945).

Dengan memahami alur pemikiran seperti ini, maka kita patut bertanya apa yang pro pola pikir Yudian itu pro kiri liberal, lalu dengan mudah bilang ia berpikir jernih ?

Atau mungkin sejak kuliah, Yudian hidupnya di lingkungan atheis abangan sehingga jauh dari Agama ? Lalu apalah tidak bisa mencerna kalimat yang jelas keruh: “Musuh Terbesar Pancasila adalah Agama”.

Dimana jernihnya dari pernyataan fitnah itu ?
Juga rekam jejak sebelumnya, dimana dengan penyimpangan akidah sangat jauh.

Pak Moeldoko jangan ngawur dengan membela membabibuta.
Katakan yang benar itu benar yang sslah itu salah.

Adapun yang menuntut Yudian dicopot dari jabatannya bukan hanya MUI tetapi hampir semua tokoh Ormas Islam dan tokoh Islam.

Belajar agama itu harus sungguh sungguh pengamalannya. Tidak cukup membuat Masjid dengan nama diri besar besar terpampang didesa kelahiranya.

(Abdul Halim/R)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos