728 x 90

10 Perusahaan Mendapat Penghargaan LPPOM MUI

10 Perusahaan Mendapat Penghargaan LPPOM MUI

Jakarta, Djakartatoday.Com Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengapresiasi kepada sejumlah pelaku usaha yang konsisten dalam implementasi SJH dengan sangat baik. Pemberian penghargaan dilakukan pada Acara Silaturahmi LPPOM MUI dan Perusahaan Bersertifikat Halal MUI (ASSALAM) yang

Jakarta, Djakartatoday.Com

Sebagai bentuk penghargaan dan apresiasi terhadap komitmen perusahaan dalam implementasi Sistem Jaminan Halal (SJH), Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) mengapresiasi kepada sejumlah pelaku usaha yang konsisten dalam implementasi SJH dengan sangat baik.

Pemberian penghargaan dilakukan pada Acara Silaturahmi LPPOM MUI dan Perusahaan Bersertifikat Halal MUI (ASSALAM) yang diselenggarakan pada Senin, 29 Juni 2020.

Sementara itu untuk mematuhi protokol kesehatan selama masa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB), acara silaturahmi ini dilakukan secara virtual menggunakan aplikasi Video Conference.

ASSALAM 2020 mengundang sekitar 260 perusahaan dengan 531 peserta dari berbagai macam jenis industri, mulai dari industri makanan, minuman, kosmetik, obat-obatan, dan beberapa produk gunaan lainnya. Selain itu, hadir dalam acara ini Wakil Menteri Agama RI, H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. dan Sekretaris Jendral MUI, Dr. H. Anwar Abbas, MM.

Dengan mengangkat tema: “Silaturahmi dan Sinergi LPPOM MUI dan Perusahaan Bersertifikat Halal dalam Mensukseskan Industri Halal Indonesia di Era New Normal”, acara ini diharapkan menjadi katalis bagi percepatan proses industrialisasi produk halal di Indonesia.

ASSALAM 2020 juga menjadi ajang untuk mendiseminasikan beberapa pembaruan dalam standar HAS-23000 kepada pihak perusahaan.

“Pada kesempatan ini, saya selaku perwakilan dari LPPOM MUI mengucapkan banyak terima kasih dan apresiasi yang luar biasa kepada perusahaan bersertifikat halal MUI atas kepercayaan dan kerjasama yang selama ini kita lakukan. Semoga kerjasama ini terus berlanjut dengan baik. LPPOM MUI berkomitmen untuk terus meningkatkan kinerja sehingga dapat selalu memberi layanan terbaik kepada perusahaan,” ujar Direktur LPPOM MUI, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, M.Si.

Selain menyampaikan penghargaan dan terima kasih atas komitmen pimpinan perusahaan bersertifikat halal, Direktur LPPOM MUI, Dr. Lukmanul Hakim, M.Si. juga menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan terkini tentang kinerja LPPOM MUI dan masalah halal.

Dikatakannya, sertifikasi halal bukan hanya sebagai customer requirement, melainkan juga sebagai competitive advantage. Hal ini diharapkan dapat mendorong produk halal di industri pasar halal global dan menjadikan Indonesia sebagai pusat halal dunia. Meski begitu, butuh dukungan dari berbagai pihak untuk mewujudkan cita-cita ini.

Sementara itu, Wakil Menteri Agama RI, H. Zainut Tauhid Sa’adi, M.Si. mengatakan bahwa mutu sudah menjadi hal yang tidak asing dalam dunia global. Dengan label halal, mutu produk sudah terjamin aman dan ramah lingkungan. Sementara bagi pelaku usaha, label halal menjadi keunggulan produk.

“Produk yang telah memperoleh sertifikat halal bisa dibilang berada lebih atas dari produk lainnya. Dengan mengantongi sertifikat halal, artinya suatu produk sudah sesuai dengan kriteria sistem jaminan halal yang dipersyaratkan oleh LPPOM MUI. Bahkan lebih jauh lagi, telah memenuhi standar Uni Emirate Arab (UEA). Sehingga selama berlakunya sertifikat halal, produk tersebut terbebas dari kontaminasi bahan non halal dan najis,” ujar Zainut Tauhid.

IMPORTIR PRODUK HALAL

Sedangkan Direktur LPPOM MUI Dr. Ir. Lukmanul Hakim MSi sempat menyinggung mengenai rendahnya ekspor produk halal dari Indonesia, sementara impornya justru tertinggi di dunia mengalahkan Arab Saudi.

“Indonesia sebagai negara importir produk halal terbesar di dunia mengalahkan Arab Saudi, sedangkan ekspor kita cukup rendah dibawah Brasil dan India. Padahal impor produk halak dunia tahun lalu mencapai USD 169,7 Miliar,” ungkap Lukmanul Hakim yg juga Staf Ahli Wakil Presiden Bidang Ekonomi tersebut.

Adapun 10 Perusahaan yang mendapat penghargaan LPPOM MUI adalah:

Katagori Pangan Olahan: Indofood CBP Sukses Makmur Tbk.

Katagori Kosmetik: Martina Berto Tbk.

Katagori Obat dan Suplemen: PT Inertia Utama

Katagori Restoran: PT Rekso Nasional Food

Katagori Catering: Rumah Sakit Premier Jatinegara

Katagori Jasa: PT HAVI Indonesia

Katagori Flavor/Fragrance: PT Firmenich Indonesia

Katagori Rumah Potong Hewan (RPH) / Rumah Potong Ayam (RPA): PT Charoen Pokphand Indonesia

Katagori UMKM: CV Malika Khatulistiwa Dayana Abadi

Katagori Lain-Lain: PT Capsugel Indonesia.

(Abdul Halim)

Keterangan foto :

Direktur LPPOM MUI, Dr. Ir. Lukmanul Hakim, MSi.

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos