728 x 90

FPI Kota Tangerang Bantu Pengungsi Korban Pengusuran Dholim Tol Jorr II Kunciran-Bandara Soetta

FPI Kota Tangerang Bantu Pengungsi Korban Pengusuran Dholim Tol Jorr II Kunciran-Bandara Soetta

Jakarta, Djakartatoday.Com Perilaku dholim dan menindas rakyat kecil, kembali diperlihatkan dengan arogan oleh rezim Jokowi dengan cara mengusur secara paksa perkampungan rakyat dengan dalih pembangunan jalan Tol. Kalau sebelumnya Jokowi berkoar-koar kalau rakyat akan mendapat ganti untung (bukan ganti rugi) dalam setiap pengusuran, namun kenyataannya sang Presiden hobinya selalu membohongi rakyatnya. Rakyat kecil sama sekali

Jakarta, Djakartatoday.Com

Perilaku dholim dan menindas rakyat kecil, kembali diperlihatkan dengan arogan oleh rezim Jokowi dengan cara mengusur secara paksa perkampungan rakyat dengan dalih pembangunan jalan Tol.

Kalau sebelumnya Jokowi berkoar-koar kalau rakyat akan mendapat ganti untung (bukan ganti rugi) dalam setiap pengusuran, namun kenyataannya sang Presiden hobinya selalu membohongi rakyatnya. Rakyat kecil sama sekali tidak pernah mendapat ganti untung, tetapi malah buntung alias selalu mendapat rugi terus bahkan ada yang belum dibayar tetapi rumahnya sudah digusur sehingga terpaksa menjadi pengungsi di daerahnya sendiri, sungguh sangat tragis.

Seperti yang baru baru ini dialami warga Kampung Baru, Kecamatan Benda, Tangerang, Banten, Selasa (1/9) lalu.

Waktu itu rumah mereka dihancurkan secara paksa oleh aparat dengan alat berat. Penggusuran paksa yang dilakukan pengelola Tol Jorr ini dilakukan lantaran lahan dan rumah warga Kampung Baru masuk ke dalam wilayah jalur Tol Kunciran-Soekarno Hatta yang akan dibagun jalan Tol Jorr II. Mereka juga turut menyampaikan alasan menolak penggusuran lahan secara paksa, namun semuanya dianggap angin lalu oleh aparat.

Untuk membantu meringankan beban penderitaan mereka para korban penggusuran paksa, DPC FPI Benda, DPW FPI Kota Tangerang bersama Hilal Merah FPI Kota Tangerang, berinisiatif untuk memberikan makan secara rutin 3 kali sehari kepada 300 warga korban gusuran paksa, dimana makan tersebut dimasak dari posko dapur umum mulai Sabtu (6/9) kemarin. Adapun lokasi dapur umum di halaman Masjid Kampung Baru yang tak jauh dari lokasi penggusuran.

Warga Kampung Baru korban penggusuran paksa ini juga tak lupa mengucapkan banyak terima kasih kepada FPI atas perhatian, keperdulian dan dukungan moril dalam membantu meringankan penderitaan mereka warga Kampung Baru yang menjadi korban penggusuran paksa proyek Tol Jorr II, jalan Tol yg dibangun diatas penderitaan rakyat yg mirip dengan zaman Kompeni Belanda dulu.

(Red: Abdul Halim,

Sumber: faktakini.net)

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos