728 x 90

PROF DIN NILAI TEPAT PROF ABDUL MU’TI TOLAK TAWARAN JOKOWI UNTUK KURSI WAMENDIKBUD

PROF DIN NILAI TEPAT PROF ABDUL MU’TI TOLAK TAWARAN JOKOWI UNTUK KURSI WAMENDIKBUD

Jakarta – Djakartatoday.com Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2005-2015, Prof Dr Muhammad Din Syamsuddin MA, menilai sangatlah tepat penolakan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd, ketika ditawari Presiden Jokowi untuk jabatan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) mendampingi Mendikbud Nadiem Anwar Makarim dalam Reshuffle Kabinet baru baru ini. “Penolakan Prof. Dr.

Jakarta – Djakartatoday.com

Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Periode 2005-2015, Prof Dr Muhammad Din Syamsuddin MA, menilai sangatlah tepat penolakan Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Abdul Mu’ti MEd, ketika ditawari Presiden Jokowi untuk jabatan Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Wamendikbud) mendampingi Mendikbud Nadiem Anwar Makarim dalam Reshuffle Kabinet baru baru ini.

“Penolakan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, MEd, Sekretaris Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, utk menjadi Wamendikbud adalah sikap yg tepat. Hal itu mencerminkan sikap seorang anggota Muhammadiyah sejati yg antara lain tidak gila jabatan, menolak jabatan yg tidak sesuai dengan kapasitas, dan jabatan yg merendahkan marwah organisasi,” tegas Din kepada Djakartatoday.com di Jakarta, Kamis (24/12).

Menurut Din, alasan Prof Abdul Mu’ti tidak berkemampuan mengemban amanat hanyalah sikap beliau yg tawadhu’. Sebab Prof. Abdul Mu’ti adalah Guru Besar dan pakar pendidikan yg mumpuni, wawasannya tentang pendidikan dan kemampuan memimpinnya sangatlah tinggi.

Bagi Prof Din, Penunjukan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, MEd sebagai Wamendikbud bernada merendahkan organisasi Muhammadiyah yg besar, pelopor pendidikan dan gerakan pendidikan nasional yg nyata.

“Seyogyanya Presiden memiliki pengetahuan kesejarahan dan kebangsaan, sehingga dapat menampilkan kebijaksanaan untuk menempatkan seseorang dan sebuah organisasi pada tempatnya yg tepat.

Sebagai mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah dua periode, menurut Din, bagi warga Muhammadiyah, memangku jabatan di Pemerintahan bukanlah masalah besar (is not a big deal).

“Karena Muhammadiyah cukup mandiri dan otonom untuk menjadi mitra strategis dan kritis Pemerintah, dalam suatu sikap proporsional: siap mendukung Pemerintah jika baik dan benar, dan tak segan-segan mengeritik serta mengoreksi jika salah, menyimpang atau menyeleweng,” tegas Din yg sekarang menjabat sebagai Ketua Pimpinan Ranting Muhammadiyah Pondok Labu, Jakarta Selatan.

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos