728 x 90

ADAKAH TAKZIYAH BERJAMAAH DALAM ISLAM ?

ADAKAH TAKZIYAH BERJAMAAH DALAM ISLAM ?

By : Zulkarnain El Madury (Dai PP Muhammadiyah) Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah dengan cara salah, tidak akan menambah kebaikan pada tanfidz atau pelaksanaan Fatwa Tarjih Muhammadiyah, berkaitan dengan Takziah kepada keluarga yang meninggal atau wafat. ٢- [عن جرير بن عبدالله:] كنا نعدُّ الاجتماعَ إلى أهل الميت وصُنعَهم الطعامَ، من النياحةِ. Berkumpul-kumpul di rumah orang mati

By :

Zulkarnain El Madury

(Dai PP Muhammadiyah)

Memahami Fatwa Tarjih Muhammadiyah dengan cara salah, tidak akan menambah kebaikan pada tanfidz atau pelaksanaan Fatwa Tarjih Muhammadiyah, berkaitan dengan Takziah kepada keluarga yang meninggal atau wafat.

٢- [عن جرير بن عبدالله:] كنا نعدُّ الاجتماعَ إلى أهل الميت وصُنعَهم الطعامَ، من النياحةِ.

Berkumpul-kumpul di rumah orang mati dan membuatkan makanan termasuk meratap

الكمال بن الهمام (ت ٨٦١)، شرح فتح القدير ٢‏/١٥١ • إسناده صحيح • شرح رواية أخرى

Di sini ada kalimat

نعد الاجتماع

Berkumpul di rumah orang mati.

Yang kedua adalah

وصنع الطعام

Membuat makanan di rumah orang mati Disebut dengan istilah

النياحة

Yang berarti meratap.

Di dalam Islam meratap itu termasuk perkara jahiliyah. Haditsnya banyak dan ini semuanya shahih.

٤- [عن قيس بن أبي حازم:] كنا نعد الاجتماعَ عندَ أهلِ الميتِ وصنعةَ الطعامِ لهم من أمرِ الجاهليةِ

“Berkumpul-kumpul di rumah orang mati dan membuatkan makanan bagi mereka adalah perkara jahiliyah.”

الإمام أحمد (ت ٢٤١)، مسائل أحمد لأبي داود ٢٩٢ •

Artinya: Meratap yang dikenal dalam bahasa arabnya dengan النياحة (niyahat) adalah termasuk perkara jahiliyah yang haram hukumnya.

Dan perkataan meratap masuk dalam perkara jahiliyah banyak diterangkan oleh Hadist-Hadist Nabi SAW:

١- [عن أم عطية نسيبة بنت كعب:] نَهى عنِ النِّياحَةِ

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam melarang dari perbuatan meratap.

السيوطي (ت ٩١١)، الجامع الصغير ٩٣٨٦ • صحيح • ٩- [عن أبي هريرة:] ثلاثٌ هي الكفرُ باللهِ: النِّياحةُ وشَقُّ الجيبِ والطَّعنُ في النَّسبِ

Nabi SAW bersabda: Tiga perkara kekafiran kepada Allah, diantaranya meratap.

ابن حبان (ت ٣٥٤)، صحيح ابن حبان ٣١٦١ • أخرجه في صحيحه •

Dalam hal ini banyak sekali Hadist Nabi SAW yang memperingatkan umatnya dari perbuatan meratap. Diantara salah satu meratap itu dengan berkumpul-kumpul di rumah orang mati.

Sedangkan Takziah itu adalah Sunnah, tetapi kalau dikerjakan dengan cara salah berkumpul-kumpul di rumah orang mati itu sudah termasuk Mungkar.

Sebaiknya Takziah itu dilakukan sendiri-sendiri bukan berkumpul-kumpul lalu dengan mengadakan ceramah di rumah orang-orang mati itu sudah tidak Sunah lagi.

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos