728 x 90

TAFSIR SURAT AL FATIHAH AYAT 4

TAFSIR SURAT AL FATIHAH AYAT 4

(Tafsir Al Qur’an Elmadhuriyah) By : Zulkarnain El Madury (Dai Pimpinan Pusat Muhammadiyah) إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ “Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (Surat Al-Fatihah Ayat 4) Kata اياك adalah dhomir yang berarti “hanya kepada engkau” yang asalnya adalah ايا , yaitu kata dhomir pengganti dari Allah. Sedangkan kata

(Tafsir Al Qur’an Elmadhuriyah)

By :

Zulkarnain El Madury

(Dai Pimpinan Pusat Muhammadiyah)

إِيَّاكَ نَعْبُدُ وَإِيَّاكَ نَسْتَعِينُ

“Hanya Engkaulah yang kami sembah, dan hanya kepada Engkaulah kami meminta pertolongan. (Surat Al-Fatihah Ayat 4)

Kata اياك adalah dhomir yang berarti “hanya kepada engkau” yang asalnya adalah ايا , yaitu kata dhomir pengganti dari Allah.

Sedangkan kata نعبد sebagaimana yang disebutkan oleh para ahli bahasa sebagai berikut:

نَعْبُدُ (4 الفاتحة) نطيع مع غاية الذل لك والخضوع والتعظيم والحب

Kata نعبد (Al-Fatihah 4) yang bermakna kami taat dengan cara merendahkan diri, tunduk, pengagungan dan cinta.

Maknanya, mengucapkan kalimat نعبد adalah dalam rangka menunjukkan kehambaannya pada Allah semata. Dengan cara mengakui kelemahan diri sebagai hamba-nya, itulah kualitas ibadah kepada Allah.

Tafsir Jalalain

{إيَّاك نعبد وإياك نستعين} أي نخصك بالعبادة من توحيد وغيره

Pengertian: kepada Engkaulah kami beribadah dan kepada Engkaulah kami minta tolong, artinya adalah: Hanya kepada Engkaulah secara khusus kami beribadah di dalam menTauhidkan dan lain-lainnya.

ونطلب المعونة على العبادة

وغيرها.

Hanya kepada engkaulah kami mohon pertolongan beribadah dan lain-lainnya.

Dalam Tafsir Al Muyassar sebagai berikut:

إنا نخصك وحدك بالعبادة، ونستعين بك وحدك في جميع أمورنا، فالأمر كله بيدك، لا يملك منه أحد مثقال ذرة. وفي هذه الآية دليل على أن العبد لا يجوز له أن يصرف شيئًا من أنواع العبادة كالدعاء والاستغاثة والذبح والطواف إلا لله وحده، وفيها شفاء القلوب من داء التعلق بغير الله، ومن أمراض الرياء والعجب، والكبرياء.

“Kami mengkhususkan Engkau dengan ibadah, dan kami  hanya memohon pertolongan kepada Engkau saja dalam semua urusan kami. Sebab semua urusan berada di tangan-Mu, tidak ada seorang pun selain Mu yang memiliki sebesar biji sawi sekalipun darinya.”

Dalam ayat ini, terkandung petunjuk bahwa seorang hamba tidak boleh melakukan sesuatu pun dari jenis-jenis ibadah seperti Berdoa, Istighosah, Menyembelih hewan dan Thowaf kecuali  untuk Allah Semata, dan di dalamnya juga terkandung obat hati dari penyakit berupa bergantung kepada selain Allah, dan dari penyakit Ria, ‘Ujub dan Sombong.

Makna Terkait

1. Beribadah itu hanya kepada slash subhanahu wa ta’ala, tanpa menyertakan yang lain-lainnya.

2. Beribadah itu bentuk pengakuan diri dan pengagungan yang hanya ditujukan kepada Allah dan tidak kepada yang lainnya.

3. Beribadah itu, seperti Berdzikir, Istighosah atau bertawasul haruslah sesuai dengan cara-cara Allah yang disampaikan melalui Rasul-nya.

4.Beribadah itu dalam rangka memohon kepada Allah setelah hal yang menjadi hajat kita dan yang di Syariatkan.

5. Beribadah itu artinya tunduk dan merendahkan diri hanya kepada Allah tidak kepada yang lainnya.

Karenanya, orang yang beribadah baru bisa disebut orang yang beribadah ketika mampu melepaskan keterikatan dengan benda-benda yang bisa membuatnya Syirik.

Sebagaimana firman Allah dalam surat Al Fatihah ini, yang hanya mengkhususkan kepada Allah dalam ibadah dan memohon, bukan kepada benda-benda mati ataupun makhluk yang tidak memiliki kemampuan apapun.

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos