728 x 90

DEMI MIRAS, JOKOWI NEKAT MELAWAN MASYARAKAT DUNIA

DEMI MIRAS, JOKOWI NEKAT MELAWAN MASYARAKAT DUNIA

Jakarta – Djakartatoday.com Semua Pemerintahan di seluruh Dunia mengetahui bahwa Miras sangat berbahaya bagi rakyatnya. Untuk itu Pemerintahan di belahan Dunia manapun selalu melarang atau paling tidak mengurangi konsumsi Miras demi keselamatan jiwa rakyatnya, kecuali Rezim Jokowi yg justru ingin menghancurkan rakyat Indonesia demi menyenangkan para bos Asing dan Aseng dari industri Miras. Untuk itu

Jakarta – Djakartatoday.com

Semua Pemerintahan di seluruh Dunia mengetahui bahwa Miras sangat berbahaya bagi rakyatnya. Untuk itu Pemerintahan di belahan Dunia manapun selalu melarang atau paling tidak mengurangi konsumsi Miras demi keselamatan jiwa rakyatnya, kecuali Rezim Jokowi yg justru ingin menghancurkan rakyat Indonesia demi menyenangkan para bos Asing dan Aseng dari industri Miras.

Untuk itu Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) dengan tegas menolak Perpres No.10 Tahun 2021 tentang Industri Miras, yg bertujuan untuk menghancurkan moralitas rakyat Indonesia melalui legalisasi Miras.

Pernyataan Menolak Perpres Nomor 10 Tahun 2021 Tentang Izin Industri Miras

Dengan Nama Tuhan Yang Maha Esa

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mendesak pemerintah untuk membatalkan Peraturan Presiden No.10/2021 yang mengizinkan investasi minuman keras di Bali, NTT, Maluku dan Papua.

Tuntutan KAMI di atas didasarkan kepada tiga alasan:

Pertama, KAMI menilai bahwa Perpres tersebut bertentangan dengan UUD 1945 pasal 28H ayat 1 yang menyatakan bahwa: “Setiap orang berhak hidup sejahtera lahir dan batin…” Kesejahteraan batin dapat diartikan sebagai rasa aman dan nyaman rakyat Indonesia dari ancaman kecanduan dan kematian akibat minuman keras.

Kedua, menurut hemat kami, Perpres tersebut di atas menimbulkan kemudharatan yang jauh lebih besar daripada manfaatnya. Menurut WHO minuman keras adalah minuman beralkohol yang mengandung racun dan zat-zat psikoaktif yang menimbulkan ketergantungan. Konsumsi alkohol menjadi penyebab atas lebih dari 200 kondisi penyakit dan cedera. Miras menyebabkan 13,5% dari total kematian dan cidera pada kelompok usia produktif 20-39 tahun. Secara umum, konsumsi alkohol berkontribusi atas 3 juta kematian setiap tahun di seluruh dunia (WHO 2021). Lepas dari itu konsumsi alkohol juga menyumbang pada kenaikan kejahatan seperti pencurian, perampokan, pemerkosaan dsb. (Humas Mabes Polri, 14/11/20).

Ketiga, kemudharatan miras telah mendorong hampir semua Pemerintahan di dunia untuk mengurangi konsumsi alkohol. Analisis paling cermat atas konsumsi alkohol di seluruh dunia dengan menggunakan data studi Global Burden of Diseases, Injuries and Risk Factors (GBD) yang dilakukan pada tahun 2016 dan mencakup 195 negara dan wilayah, menyimpulkan bahwa alkohol berbahaya bahkan bila dikonsumsi hanya setetes. Maka zero alcohol consumption menjadi gerakan sebagaimana dunia melawan kebiasaan-kebiasaan buruk rokok dan kegemukan.

Perpres No.10/2021 bergerak melawan global wisdom. Dengan Perpres tersebut, industri miras merebak. Produk-produk minuman keras akan membanjiri pasar. Harganya akan menjadi semakin terjangkau bahkan bagi penduduk pedesaan. Akibatnya bukan saja kesehatan masyarakat akan semakin memburuk, tetapi ketimpangan ekonomi akan semakin meruyak.

Kondisi yang digambarkan di atas khususnya merisaukan pada provinsi yang secara khusus menjadi target, yaitu Bali, NTT, Maluku dan Papua. Kecuali Bali, ketiga provinsi lain memiliki angka harapan hidup yang termasuk terendah di Indonesia, rata-rata 65 dibanding 70 angka rata-rata nasional.

Demikian KAMI sampaikan agar mendapat perhatian dan tindak lanjut selayaknya.

Selasa, 2 Maret 2021

Presidium KAMI

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos