728 x 90

BEBASKAN HRS PIDANAKAN JOKOWI

BEBASKAN HRS PIDANAKAN JOKOWI

Oleh: Kolonel TNI (Purn) Segengwaras Aneh bin ajaib, berucap atau menulis HRS Bebas ! saat ini menjadi momok atau monster yang mengerikan bagi bangsa Indonesia. Nyaris tidak ada nyali alias bungkam seribu bahasa karena takut diincar, ditandai, diciduk, diculik, diteror dirinya dan keluarganya, bahkan terancam dihabisi nyawanya. Ini apa apaan, menggelikan dan mirip pagebluk alam

Oleh:

Kolonel TNI (Purn) Segengwaras

Aneh bin ajaib, berucap atau menulis HRS Bebas ! saat ini menjadi momok atau monster yang mengerikan bagi bangsa Indonesia.

Nyaris tidak ada nyali alias bungkam seribu bahasa karena takut diincar, ditandai, diciduk, diculik, diteror dirinya dan keluarganya, bahkan terancam dihabisi nyawanya.

Ini apa apaan, menggelikan dan mirip pagebluk alam Demokrasi yang seakan lebih serem dari pagebluk Covid-19.

Juga bungkamnya membahas vaksinasi seakan sakral atau tabu, pamali bagi rakyat kebanyakan.

Lantas siapa yang disalahkan, Polisi? Mungkin ini hanya illusi, halunisasi, asomsi, prediksi, persepsi atau mungkin ketakutan sendiri.

Hendaknya kita pakai logika, realistis dan pragmatis, karena bicara tentang NKRI tidak terlepas dengan Demokrasi, Hukum dan dan HAM.

Demokrasi dan HAM sesungguhnya memanusiakan manusia, sedangkan hukum adalah aturan tertulis yang Mengikat untuk melaksanakan suatu perintah atau menghindari larangan, serta memaksa atas sanksi pelanggaran. Maka berbicara tentang HRS Bebas atau tolak vaksinasi, harus dilihat konteknya.

Selama tetap berpedoman kepada akhlaq, moral, konstitusi dan etika, yang tidak mengarah kepada kebohongan, fitnah atau ujaran kebencian, selayaknya kita beranggap positif dalam menyikapinya.

Terkait perkembangan terakhir, menyimak kebijakan KAPOLRI Jenderal (Pol) Listyo Sigit Prabowo, khususnya dalam menangani kasus meninggalnya 6 pengawal HRS, mengindikasikan langkah tindak Polisi yang positif yang semakin menuju kearah penegakan hukum yang akuntabel dan transparan.

Hilangnya 6 nyawa tanpa dosa dan tanpa argumen yang layak, memang terasa menyesakkan keadilan dinegeri ini. Maka layak diacungi jempol langkah tindak KAPOLRI ini yang tentunya akan berdampak kepada penanganan HRS yang hingga kini masih ditahan menjalani proses Persidangan di PN.

Secara pribadi, saya menolak dan membantah jika berbicara keadilan dan kebenaran tentang HRS, hanya dipandang sempit sebagai pembelaan terhadap HRS atau ketidak puasan terhadap penegak hukum.

Sejujurnya, sebagai mantan prajurit, yang diamanahi sebagai profesi penjaga, penyelamat dan pemertahan kedaulatan negara yang juga kedaulatan rakyat, saya berprinsip tidak ada pamrih lain kecuali untuk berpikir dan bertindak demi kepentingan dan kecintaan terhadap NKRI, selama hayat masih dikandung badan.

Maka, tidaklah berlebihan, jika saya berpikir, hanya ada dua pilihan bagi penegak hukum yaitu Bebaskan HRS atau Pidanakan Jokowi.

Ini wujud nyata, benar, adil dan bermartabat jika ingin mendarma baktikan profesi para penegak hukum kepada NKRI.

(Bandung, 10 Maret 2021, Sugengwaras)

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos