728 x 90

TEMBAKAN SNIPER WAJIB DIARAHKAN KE PEMILIK GRAND STRATEGI BUKAN JONGOSNYA

TEMBAKAN SNIPER WAJIB DIARAHKAN KE PEMILIK GRAND STRATEGI BUKAN JONGOSNYA

Oleh : Sutoyo A Ketika Presiden Joko Widodo bicara soal isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI).  di hadapan para mahasiswa dan warga Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2017). Jokowi mempertanyakan soal desas-desus kebangkitan komunisme di Indonesia. “… kalau bisa tunjukkan pada kita, tunjukkan pada saya, saya akan gebuk detik itu juga!”

Oleh :

Sutoyo A

Ketika Presiden Joko Widodo bicara soal isu bangkitnya Partai Komunis Indonesia (PKI).  di hadapan para mahasiswa dan warga Muhammadiyah di Kampus Universitas Muhammadiyah Malang, Jawa Timur, Sabtu (3/6/2017). Jokowi mempertanyakan soal desas-desus kebangkitan komunisme di Indonesia. “… kalau bisa tunjukkan pada kita, tunjukkan pada saya, saya akan gebuk detik itu juga!” tambah Jokowi. 

Kepala BPIP Yudian Wahyudi yang menggegerkan bahwa musuh terbesar Pancasila itu adalah Agama.

Pemerintah ngotot agar RUU BPIP segera di syahkan menjadi UU yang akan mengganti Pancasila menjadi Eka Sila : Gotong Royong.

Adanya UU 57/2021, akan melenyapnya Pancasila sebagai pelajaran wajib di semua jenjang pendidikan dan frasa agama.

Muncul ahir ahir ini dalam “Buku Kamus Sejarah Indonesia” – hilangnya nama nama para tokoh ulama kita dan dimunculkannya tokoh tokoh PKI. Soal PKI, Dirjen Kebudayaan ini jelas membela sejarah versi PKI, menyalahkan Orde Baru dan TNI. Tak akui PKI lakukan kudeta, malah PKI sbg korban. Ia tdk sebut G30S/PKI tp G30S saja. Ia coba menepis penyiksaan thd para Jenderal di Lubang Buaya dg hasil visum. Ia mau belokkan sejarah https://t.co/52bfZ3km3c.

Begitu mesranya pimpinan negara membangun hubungan dengan China, tidak kalah gegap gempitanya partai partai menjalin hubungan kerja sama dengan PKC, bahkan ada yang berdalih karena adanya kesamaan visi.

Semua rentetan peristiwa diatas, para pelaku seperti hanya sebagai jongos politik dari grand strategy,  kekuatan besar yang ingin merubah Pancasila dan memberi peluang bangkitnya PKI.

Tembakan sniper di Medsos sebaiknya jangan hanya  diarahkan kepada para jongos politik itu bisa bias dan salah sasaran.. sasaran harus diarahkan ke pemilik strategy yang terus berjalan dengan rapi, taktis dan terus menerus.

Gambaran di atas sudah cukup untuk membuat rakyat dan bangsa Indonesia mengambil sikap, tidak boleh skeptis, apatis dan terjebak pada lagu wajib semua itu tidak disengaja,  bila terlambat maka nasib bangsa dan negara Indonesia akan terancam berantakan.

Sekarang arah politik sedang bergerak : Pilpres 2024 akan dimunculkan boneka baru guna melanjutkan semua grand strategy China untuk menguasa Indonesia manjadi bagian dari RRC Raya.

Mereka  sudah merancang pada Pilpres 2029,  kembali mereka disetting agar yang berkuasa tetap boneka / jongos yang mutlak dalam kendali mereka.

Pada Pilpres 2034, berkat UU yang sudah diamandemen (Presiden tidak harus orang asli pribumi), maka tampillah capres yang full secara fisik  dan mental (jiwa raga) adalah ras cina. Dalam kurun 2019-2034 itu, seluruh aspek kehidupan  akan dikendalikan oleh RRC.

Emha Ainun Nadjib bahkan meramalkan lebih pendek  menduga ada kekuasaan yang lebih tinggi dari Presiden Jokowi. Keadaan bangsa ini, “.. time linenya adalah lima tahunan kemudian Indoneaia akan merangkak kembali bangkit, menggeliat atau malah hancur sama sekali dan menjadi bangsa jongos total di tahun 2024”

Ideologi Pancasila akan dihapus,  komunisme dikembangkan, umat Islam (target utama)  akan ditindas habis. Semua simbol dan ritual yang berbau Islam akan ditindas dan dihabisi.  Saat itulah akan dibangun kamp-kamp indoktrinasi bagi anak-anak untuk dididik menjadi komunis sejati.

Sniper kita sebaiknya diarahkan pada bagaimana berjuang memperjuangkan kedaulatan melepaskan diri dari belenggu penjajahan RRC.

Dan musnahkan para penghianat negara, mereka rela mengorbankan dirinya sebagai penghianat dan jongos setelah ditaklukan dengan uang recehan .. situasi akan terus memburuk maka serangan sniper harus diarahkan membangkitkan semangat / keberanian rakyat untuk bangkit persiapkan “Perlawanan secara Nasional”, melepaskan diri dr pemilik grand strategy yang akan menghancurkan negara kita.

23-04-2021

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos