728 x 90

KETERLALUAN, SAMBUT IDUL FITRI JOKOWI MALAH SURUH RAKYATNYA MAKAN DAGING BABI PANGGANG !

KETERLALUAN, SAMBUT IDUL FITRI JOKOWI MALAH SURUH RAKYATNYA MAKAN DAGING BABI PANGGANG !

Secara mengejutkan beredar video Presiden Jokowi sedang mengiklankan daging babi panggang (Bipang) dari Ambawang, Kalimantan, untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Apalagi hal itu dilakukan ketika 90 persen rakyatnya yg beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan. Publik pun menilai sangat tidak pantas jika Presiden Jokowi mempromosikan Bipang sebagai oleh-oleh di Hari Raya Idul Fitri.

Secara mengejutkan beredar video Presiden Jokowi sedang mengiklankan daging babi panggang (Bipang) dari Ambawang, Kalimantan, untuk menyambut Hari Raya Idul Fitri. Apalagi hal itu dilakukan ketika 90 persen rakyatnya yg beragama Islam sedang menjalankan ibadah puasa Ramadhan.

Publik pun menilai sangat tidak pantas jika Presiden Jokowi mempromosikan Bipang sebagai oleh-oleh di Hari Raya Idul Fitri. Jelas itu penghinaan terhadap ajaran Islam yg mengharamkan daging babi.

“Apa ia tak faham jika Idul Fitri itu Hari Raya umat Islam ? Apa ini disengaja, atau hobbynya makan Bipang sehingga keprucut ucapannya tak terkendali ?”

Untuk itu Abdul Halim dari Djakartatoday.com berhasil menemui mantan Perwira Tinggi Mabes Polri, Irjen Pol Purn KH Dr Anton Tabah Digdoyo yg juga Pengurus Dewan Pakar ICMI Pusat, Sabtu (8/5):

Ya, kita heran kenapa jokowi bisa begitu fatal ? Seperti tanpa hati tanpa rasa. Seperti ia sedang Pailit empaty Difisit EQ ? Padahal ia ngaku Muslim. Bicara Idul Fitri kenapa bicara Bipang ? (Babi Panggang) Apa hobbynya makan Bipang? Pemimpin bijak pandai jaga rasa jaga hati rakyat yg 90% nya adalah umat Islam ada di bumi ini.

Seperti kita tahu, Bipang Ambawang adalah kuliner khas Kalimantan dari nama daerah Ambawang di Kalimantan tempat produksi Bipang tersebut. Kita juga heran cara kerja Jokowi yang serampangan sering salah ketik, salah tanda tangan dll. Kini salah kata yang tidak tepat baik secara sosial budaya timing waktu apalagi agama.

Seorang pemimpin harus menguasai ilmu dan strategi berkomunikasi, sehingga rakyat nyaman terayomi terlayani. Kegagalan dlm berkomunikasi akan terjadi sebaliknya. Rakyat merasa tersakiti, terdholimi, terintimidasi. Sangat tidak nyaman dan ujungnya bisa muncul konflik di masyarakat. (R)

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos