728 x 90

BAZNAS Berdayakan Pekerja Sektor Makanan Dalam Program DKN di Cilegon Banten

BAZNAS Berdayakan Pekerja Sektor Makanan Dalam Program DKN di Cilegon Banten

Cilegon – Djakartatoday.com Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak pada berbagai lapisan masyarakat. Banyak pekerja yang harus kehilangan pekerjaan lantaran kondisi usaha yang menurun akibat dampak ekonomi Covid-19.  Pada 15-19 November 2021 lalu, BAZNAS Pusat melalui BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kota Cilegon bersinergi dalam pelaksanaan DKN, dengan melibatkan sejumlah pekerja rentan yang penghasilannya menurun selama

Cilegon – Djakartatoday.com

Pandemi Covid-19 yang berkepanjangan berdampak pada berbagai lapisan masyarakat. Banyak pekerja yang harus kehilangan pekerjaan lantaran kondisi usaha yang menurun akibat dampak ekonomi Covid-19. 

Pada 15-19 November 2021 lalu, BAZNAS Pusat melalui BAZNAS Provinsi Banten dan BAZNAS Kota Cilegon bersinergi dalam pelaksanaan DKN, dengan melibatkan sejumlah pekerja rentan yang penghasilannya menurun selama pandemi, dalam pelaksanaan program Dapur Kuliner Nusantara (DKN). Sebanyak 10 orang dilibatkan dalam kegiatan assessmen, quality control, distribusi, dan pelaporan.

Pekerja rentan yang terlibat dilibatkan sebagai relawan dalam skema Cash for Work (CFW). Di mana dalam skema CFW ini, relawan yang terlibat dalam proses DKN diberikan uang tunai sebagai pengganti jasa yang telah diberikan. Hal ini dilakukan untuk menambah pendapatan relawan yang saat ini mengalami penurunan akibat Covid-19.

Dapur Kuliner Nusantara (DKN) merupakan program pendayagunaan BAZNAS untuk penguatan para pelaku usaha mikro yang bergerak di sektor makanan/kuliner melalui stimulus pembelian paket makanan dalam jumlah tertentu. Nantinya didistribusikan kepada para terdampak COVID-19, baik personal maupun kelompok atau lembaga.

Distribusi paket makanan yang dimaksud, dilakukan kepada masyarakat terdampak COVID-19, antara lain pasien isoman, tenaga kesehatan (nakes), masyarakat rentan, para santri pondok pesantren, dan masyarakat lainnya yang terdampak.

Seluruh rangkaian proses pelaksanaan dilakukan dengan tetap mematuhi protokol kesehatan seperti penggunaan masker dan tidak menimbulkan kerumunan, selain itu tenaga-tenaga yang dilibatkan mulai dari mitra produksi, relawan CFW, dan seluruh tim yang bertugas juga memenuhi asesmen kesehatan sebelum menjalankan kegiatan program.

Redaktur: Abdul Halim

Penulis
ADMINISTRATOR
PROFILE

Posts Carousel

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked with *

Cancel reply

Latest Posts

Top Authors

Most Commented

Featured Videos